Alam dan Sejarah Pulau Mainau-Jerman

Dr. Wieskotten (alam dan sejarah)

oleh Mustafa Tope pada 04 Oktober 2010 jam 4:43

Minggu, 3 Oktober 2010 – Hari Ketiga/Terakhir Seminar dan Pelatihan Kepariwisataan

sesuai denga jadwal dengan menggunakan SBG bertemu dengan Pemandu Hari Ketiga Seminar Herr Christopher dan melanjutkan perjalanan ke BOZ. Para peserta kembali diberikan kekhasan Bodensee dengan  menikmati Fruhstück di Tiramisu yang ditutup dengan Eis Tiramisu, kemudian melanjutkan perjalanan dengan Bus ke Pulau Mainau.

Info singkat Pulau Mainau:

Pulau Mainau digagasi oleh Count Lennart Bernadotte, yang membuat taman yang dipenuhi oleh bunga dan tanaman. Pulau ini pertama kali dihuni pada 3000 SM.

Secara singkat saya dapat menuliskan disini mengenai Pola Pengembangan Mainau menurut paparan Dr. Wieskotten adalah :

– Memadukan sejarah dan keindahan alam dalam memberikan daya tarik bagi wisatawan

– Melestarikan berbagai jenis tanaman dalam sebuah areal yang di tata dengan rapi

– Menyiapkan SDM yang mampu mengelola dan memberikan informasi kepada wisatawan

– Mengintegrasikan alam, sejarah dan gastronomi

– Mengembangkan promosi wilayah melalui berbagai media yang ada

– Menjadikan Mainau sebagai Hub dalam pengembangan wiasta yang didukung oleh moda transportasi darat dan air.

– Membuat “one stopping payment” bagi wisatawan yang mengunjungi Pulau Mainau (Tiket sudah termasuk biaya masuk, pemandu dan makan siang)

## Mannheim, 3.10.2010 : Pukul 10:34 ##

info lebih lanjut di www.mainau.de



Dr. wieskotten memberikan materi mengenai Pengembangan Pulau Mainau
Photo Bersama Peserta Seminar dan Pelatihan Kepariwisataan
Comturey Keller – Restoran Mainau yang dikelola secara one stop payment
Kontroll-Zertifikat Comturey Keller
Iklan

Meramu Alam, budaya dan Sejarah – Pulau Reichenau-Jerman

Sabtu, 2 Oktober 2010: Pukul 7.36 sesuai denga jadwal dengan menggunakan Stadt Bus Linie 2 bertemu dengan Pemateri Seminar dan Pelatihan Konservasi, Pemasaran dan Pengembangan Pariwisata di BOZ. Kesan awal yang nampak saat pertemuan dengan Dr. Henze adalah simple and well managed. Beliau memberikan informasi singkat mengenai jati diri beliau dan jadual kegiatan hari ini serta menyodorkan 2 buah lembar informasi mengenai die Paradiesische Insel Reichenau dan the Island of Reichenau (Nature, Culture, History).

 

Kegiatan awal diawali dengan penjelasan dan kunjungan wisata gastronomi pagi hari di BOZ dan menikmati Fruhstück di Tiramisu, kemudian melanjutkan perjalanan dengan kereta ke Konstan yang merupakan pintu gerbang darat dari Pulau Rheinau.

 

Info singkat Pulau Rheinau:

Pulau Rheinau dikenal juga dengan sebutan Augia Dives atau Die fruchtbare Aue (dataran subur), dikarenakan awalnya daerah ini tergenang air lalu kemudian ditata menjadi sebuah kawasan wisata yang menarik berdasarkan konsepsi landskap alam, sejarah dan budaya serta gastronomi. Jumlah penduduk Pulau Rheinau 5193 orang yang tersebar pada daratan dan pulan nya. Luas wilayahnya sekitar 4,3 km persegi.

 

Secara singkat saya dapat menuliskan disini mengenai Pola Pengembangan Rheinau menurut paparan Dr. Henze adalah :

– Pengembangan wisata alam dengan memberikan ruang luas bagi siapa saja untuk menikmati alam yang ada

– Memadukan daya tarik budaya, seni dan sejarah serta perlindungan alam (khususnya burung dan tanaman)

– Mengembangkan potensi petani sayur dan ikan yang memanfaatkan aliran danau Bodensee (danau yang meliputi wilayah 4 negara, Jerman, Swiss, Austria dan Leichtensen). Khusus Pulau Rheinau berada di 2 daratan, Jerman dan Swiss. Berdasarkan sejarah petani sayur dan ikan di wilayah ini sudah melaksanakan kegiatan mereka secara turun-temurun sejak 1300 tahun yang lalu sehingga sangat penting untuk diberdayakan dalam pengembangan wilayah dan pariwisata

–  Pengembangan wisata Gastronomi melalui informasi Fisch aus dem See yang mana petani mengelola restoran nya masing-masing dan setelah pelanggan menikmasi makan siang diberikan informasi oleh petani ikan nya mengenai pengelolaan alam khususnya ikan di danau Bodensee.

– Potensi sejarah yang dimiliki turut dikembangkan untuk mendukung Pariwisata di wilayah tersebut. Hal ini didukungdengan penetapan UNESCO terhadap wilayah di Rheinau sebagai UNESCO World Heritage

 

## schiedelenweg, 3.10.2010 : Pukul 04:46 ##

info lebih lanjut di www.reichenau.de

 

 

Insel Reichenau
Dr Henze memperlihatkan Peta Wilayah wisata Reichenau
Dr Henze menginformasikan pengembangan potensi lokal
Pemaparan wisata sejarah antara Jerman dan Swiss



PLENUM : Masa Depan bagi Manusia dan Alam

(Schiedelenweg, 01.10.2010 : 22:27)

Hasil Dikusi Hari Pertama Seminar Pariwisata di Radolfzell:

Dengan motto : Perlindungan Alam, Penguatan Wilayah dan Diversifikasi Produk, PLENUM (Projekt des Landes Baden Württemberg zur Erhaltung und Entwicklung von Natur und Umwelt). Pemerintah BW bekerjasama dengan masyarakat dan pengusaha lokal mengembangkan wilayah mereka melalui penguatan pada 3 bidang .

1. Pelestarian Sumber Daya Alam dengan melestarikan tanman, hewan dan sumber daya air yang dimiliki.

2. Penguatan Wilayah dengan menghasilkan produk lokal dengan lokal branding bermerk Gutes vom See

3. Diversifikasi produk dengan menjadikan pariwisata sebagai  wahana pengintegrasian sumberdaya dan penguatan wilayahnya……..

http://www.plenum-bw.de/