Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

RPP merupakan dokumen yang dipergunakan guru dalam melaksanakan pembelajaran dalam kelas yang dibinanya.

Menurut Direktorat PSMK (2008:7-13):

“RPP adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan telah dijabarkan dalam silabus.  Rencana pelaksanaan pembelajaran memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar (PP No. 19 Tahun 2005 tentang Stándar Nasional Pendidikan Pasal 20).  Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali  pertemuan atau lebih. Untuk mata pelajaran Kelompok Program Produktif, RPP dapat  mencakup lebih dari satu kompetensi dasar”.

RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD).  Kegiatan pembelajaran yang dirancang pada RPP diharapkan dapat mewujudkan pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik (PP Nomor 19 Tahun 2005 , Pasal 19).

Tujuan penyusunan RPP adalah untuk:

a.    Memberi kesempatan kepada pendidik untuk merencanakan pembelajaran yang interaktif  dan dapat digunakan untuk mengeksplorasi semua potensi kecakapan majemuk (multiple intellegencies) yang dimiliki setiap peserta didik.

b.    Memberi kesempatan bagi pendidik untuk merancang pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta  didik, kemampuan pendidik,  dan fasilitas yang dimiliki sekolah.

c.    Mempermudah pelaksanaan proses pembelajaran.

d.    Mempermudah pelaksanaan evaluasi proses pembelajaran, sebagai input guna perbaikan pada penyusunan RPP selanjutnya (improvement process).

Manfaat

a.    Meningkatkan kemampuan guru  dalam merancang pembelajaran sebagai bagian dari kompetensi paedagogik yang harus dimiliki guru. Hal ini sangat bermanfaat dalam pengembangan pembelajaran.

b.    Proses pembelajaran yang dilakukan akan lebih terarah karena tujuan pembelajaran, materi yang akan diajarkan, metode dan penilaian yang akan digunakan  telah direncanakan  dengan berbagai pertimbangan.

e.    Meningkatkan rasa percaya diri pendidik pada saat pembelajaran, karena seluruh proses sudah direncanakan dengan baik.

1)   Prinsip Pengembangan RPP

RPP disusun berdasarkan rancangan yang terdapat pada silabus atau dengan kata lain RPP merupakan uraian lebih lanjut dari silabus.  Oleh karena itu prinsip pengembangan silabus juga merupakan prinsip pengembangan RPP yaitu:

1.    Ilmiah. Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan dan disesuaikan dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar.

2.    Relevan. Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spiritual peserta didik.

3.    Sistematis. Komponen-komponen RPP saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi.

4.    Konsisten. Adanya hubungan yang konsisten (taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pembelajaran, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian.

5.    Memadai. Cakupan indikator, materi pokok, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.

6.    Aktual dan kontekstual. Cakupan indikator, materi pokok, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi.

7.    Fleksibel. Keseluruhan komponen RPP dapat mengakomodasi variasi peserta didik serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat.

8.    Menyeluruh. Materi RPP mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, dan psikomotor) yang akan dicapai untuk  mendukung ketercapaian Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar.

2) Penyusunan RPP

RPP disusun melalui langkah-langkah berikut:

a)    Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar yang tertuang pada silabus, dengan memperhatikan; (1) keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar yang terdapat pada silabus dan    (2) ruang lingkup SK yang akan disajikan dalam kegiatan pembelajaran.

b)    Menyusun SK ,KD dan indikator sesuai dengan RPP yang akan disusun.  SK,KD dan indikator  sebagai mana  yang terdapat pada silabus.

c)    Merumuskan tujuan pembelajaran berdasarkan SK, KD, dan Indikator yang telah ditentukan. Rumusan tujuan pembelajaran lebih rinci dari KD dan Indikator, tetapi  adakalanya rumusan tujuan pembelajaran sama dengan indikator, karena indikator sudah sangat rinci sehingga tidak dapat dijabarkan lagi.

d)    Mengidentifikasi materi ajar berdasarkan materi pokok/ pembelajaran yang terdapat dalam silabus. Materi ajar merupakan uraian dari materi pokok/pembelajaran yang terdapat pada silabus.

e)    Menentukan metode pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran.  Merumuskan langkah-langkah pembelajaran yang terdiri dari kegiatan awal, inti, dan akhir.   Kegiatan awal merupakan kegiatan pembelajaran yang ditujukan un­tuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.

Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran di­lakukan secara interaktif, inspiratif, menyenang­kan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.

Kegiatan  pembelajaran yang disusun dalam silabus, diuraikan pada kegiatan inti. Kegiatan akhir merupakan kegiatan penutup yang dilakukan un­tuk mengakhiri aktivitas pembelajaran.

f)     Menentukan alat/bahan/ sumber belajar yang digunakan.

g)    Menyusun perangkat penilaian meliputi  lembar pengamatan, contoh soal, teknik penskoran, dan lain-lain.

3) Komponen dan Format RPP  Isi dengan penjelasan pengisian

1.   Komponen RPP

a.    Identitas.

Identitas rencana pelaksanaan pembelajaran meliputi hal-hal berikut ini: satuan pendidikan, kelas, semester, Kompetensi Keahlian, mata pelajaran, jumlah pertemuan, dan alokasi waktu.  Satuan pendidikan diisi dengan nama SMK;  kelas diisi dengan tingkatan kelas dimana kompetensi akan diajarkan; semester diisi dengan nama semester dimana kompetensi akan diajarkan;  mata pelajaran diisi dengan nama mata pelajaran yang merupakan standar kompetensi;  jumlah pertemuan diisi dengan frekuensi pertemuan untuk RPP yang disusun;  alokasi waktu diisi dengan jumlah total waktu yang dibutuhkan untuk RPP bersangkutan @ 45 menit.

b.    Standar kompetensi

Standar kompetensi (SK) diisi  dengan rumusan SK pada silabus.

c.    Kompetensi dasar

Kompetensi dasar (KD) diisi  dengan rumusan KD silabus.

d.    Indikator pencapaian kompetensi

Indikator diisi dengan rumusan indikator silabus untuk setiap KD.

e.    Tujuan pembelajaran. Dirumuskan dalam bentuk kata kerja operasional yang terukur.  Tujuan pembelajaran  diturunkan dari indikator atau merupakan jabaran lebih rinci dari indikator.

Perumusan tujuan pembelajaran memperhatikan hal-hal berikut:

1) Audience adalah peserta didik;

2) Behaviour merupakan perubahan perilaku peserta  didik yang diharapkan setelah mengikuti pembelajaran;

3) Condition adalah prasyarat dan kondisi yang harus disediakan agar tujuan pembelajaran tercapai;

4) Degree adalah ukuran tingkat atau level kemampuan yang harus dicapai peserta didik.

f.     Materi ajar

Materi ajar RPP merupakan uraian  lebih rinci dari materi pokok pembelajaran silabus.  Materi ajar dapat dirumuskan berdasarkan tujuan pembelajaran, karena  materi ajar harus  dapat mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran.

g.    Metode pembelajaran

Metode pembelajaran dirumuskan berdasarkan metode pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

h.    Kegiatan pembelajaran

1)    Kegiatan awal.  Penjelasan tentang materi yang akan dipelajari, tujuan dan manfaat yang akan diperoleh; pre-test atau hal lain guna mengkondisikan dan menyiapkan peserta didik untuk kegiatan pembelajaran.

2)  Kegiatan inti. Kegiatan inti diisi dengan uraian kegiatan yang lebih rinci dari kegiatan pembelajaran pada silabus.

3)    Kegiatan akhir. Dirumuskan dalam bentuk kegiatan kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut.

i.      Alat, Bahan dan Sumber belajar. Diisi dengan seluruh fasilitas belajar yang digunakan dapat berupa antara lain bahan praktik, alat simulasi, bahan ajar dan sebagainya.

j.       Penilaian hasil belajar. Penilaian hasil belajar dapat dirumuskan berdasarkan teknik penilaian hasil belajar yang dikembangkan dan digunakan guru dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Penilaian tersebut dapat berupa tes, observasi, penugasan, dan portofolio.

4 thoughts on “Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

  1. There are numerous extra typical excess weight losses some
    thing additional obtainable. The purpose of this approach is always to bring the body’s perform back to when a woman was still in her 20s. The majority of our calorie intake should be coming from foods which can be discovered in nature.

  2. I’ve attempted to your prior 35 several many years to shed and Hold OFF my stomach unwanted fat. I’ve tried just about everything from diet plan capsules, personal
    trainers, each diet plan ever proposed, I now spend on
    two fitness center memberships, at a time, and in addition have not
    had the time to use the advantages of both 1 among them in in excess of a twelve months.
    I’ve to state that only component that aided me i want to lose weight but i can’t stop eating hoping the ambiance,
    ease as well as the availability from the companies currently
    getting opened from 5:00a.m until finally ten:00pm would inspire me to stay on track, attend several of the
    cardio courses, aquatics courses, stage programs etc…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s