Salju di Awal musim Dingin di Jerman

Magdeburg…..

Bulan Nopember 2010  di Jerman bertepatan dengan mulainya Winter (Musim Dingin). Hal ini ditandai dengan berubahnya cuaca yang sebelumnya sedikit dingin menjadi sangat dingin. Temperatur mulai bergerak ke arah minus derajat Celcius. Tanggal 24 Nopember 2010, Salju pertama mulai turun disekitar Magdeburg-Sachsen Anhalt walupun masih tipis. Hal tersebut disusul dengan turunnya salju sedikit tebal di Magdeburg pada tanggal 25 Nopember 2010

Hari Jumat daam perjalanan ke Dresden sebelum memasuki wilayah Leipzig Negara bagian Sachsen, hamparan salju tebal membentang di sepanjang jalan menuju Leipzig.  Dari jendela Kereta ICE (Intercity-Express) terlihat betapa indahnya pemandangan salju putih yang menutupi daratan.

mendekati Leipzig Bahnhof hamparan salju masih terlihat menutupi rel dan berada diantara gerbong-gerbong kereta dan jga diatap kereta di Stasiun Kereta Api (Bahnhof).
Keindahan lain dari salju ini bisa terlihat di pepohonan yang ada di sekitar gedung ataupun di bangku-bangku taman yang ada di Kota Dresden-Jerman daam cuaca minus nol derajat cescius.

 

 

 

 

 

 

Salju tebal semakin terlihat di daerah mendekati perbukitan dan pegunungan di Freiberg dan Seiffen. Sangat indah walaupun disisi lain terasa dingin menusuk ke dalam tubuh.

pemandangan menarik juga terlihat dengan adanya Bus di tengah-tengah padang salju. Terlihat bus wisata yang kami tumpangi ke Freiburg begitu cantik di atas hamparan salju

demikian sedikit cerita awal musim dingin dengan salju yang baru saja turun di Jerman. Minggu-minggu berikutnya tentunya jumlah salju yang akan nampak semakin tebal seiring semakin turunnya suhu di Kota-Kota yang ada di Jerman yang sampai hari ini sudah berada pada -7,5 derajat celcius.

 

Iklan

Schwerin-Kota Wisata dengan Energi Terbarukane

<Magdeburg-Germany>

Setelah melaksanakan shalat Jumat di Mesjid Ar-Rahman Magdeburg, pada pukul 14.00 bersama beberapa teman kami menuju Magdeburg Hauptbahnhof.

Hari ini kami akan menuju Schwerin sebuah kota di daerah Ost See yang berada di negara bagian Mecklenburg-Vorpommern (http://www.mecklenburg-vorpommern.eu) untuk mengikuti Seminar “Nachhaltige leben durch Nutzung Erneuerbarer Energien und Stadrundfahrt Landeshauptstadt Schwerin”. Dengan menggunakan Deutsche Bahn kami menuju Schwerin. Perjalanan ke Schwerin selama 2 jam 26 menit dengan berganti kereta di Wittenberg. Kami tiba di Schwerin agak lambat 20 menit dari jadual tiba 17:44 kami tiba pada pukul 18:04. Setiba di Schwerin Hauptbahnof. Kami di jemput oleh Frau Schelling di Ausgang City Grunthaltplatz. Ternyata sudah ada teman-teman lain dari Amerika, Argentina, Peru, Rusia, Maroko dan Mesir yang telah menunggu.

Setelah dirasa lengkap (minus 3 orang teman dari Meksiko) pada pukul 18:29 kami meninggalkan  Schwerin Hbf menuju Solar Zentrum Wietow. Di Solar Zentrum ini selama 2 hari kami akan mengikuti Seminar dan menginap di Penginapan Solar Zentrum.

setelah menikmati makan malam yang diracik oleh Dr. Schmidt, kami mendapatkan informasi mengenai Program seminar secara keseluruhan dan diberi kesempatan memperkenalkan diri sebagai pengenalan antar sesama peserta.  Setelah itu dilanjutkan dengan pemaparan meteri pertama mengenai “Pentingnya Pembaharuan Energi bagi lingkungan”. Materi yang dibawakan oleh Dr. Schmidt memperlihatkan gambaran umum bagaimana sumber energi fosil di dunia ini semakin menipis dan bagaimana kondisi lingkungan dunia yang semakin kurang bersahabat yang disebabkan oleh eksplorasi yang dilakukan oleh ummat manusia. Beliau memperlihatkan beberapa tipe “Energi Terbarukan ” yang menjadi alternatif untuk mengatasi hal ini seperti bio gas, angin, air,  dan sinar matahari. Presentasi ini disampaikan dalam ruang pertemuan di Rumah Penelitan yang beliau rancang dengan menggunakan “tenaga matahari”.

setelah materi pertama yang begitu menarik dari Dr. Schmidt. Pada pukul 22.00 malam kami meninggalkan ruang pertemuan untuk beristirahat sebelum melanjutkan sesi seminar berikutnya pada pagi hari jam 09.00. Kami menikmati kamar di Solar Zentrum Haus yang di atur sedemikian rupa sehingga semua energi yang dipergunakan benar-benar dengan sumber energi alami.

Setelah makan pagi dengan menu Roti, Teh/Kopi dan Telur dadar ala Dr. Schmidt dan Team di Dapur yang juga menggunakan energi dari “tanaga matahari” kami melanjutkan sesi seminar dengan membahas mengenai “Sumber Energi yang memungkinkan untuk dipergunakan dan Jalan keluar terhadap permasalahan energi di muka bmi”. Dalam materi ini Dr. Schmidt kembali memperlihatkan film mengenai kondisi dunia dan memberikan gambaran bagaimana mengimplementasikan Erbauerenergi dalam kehidupan kita. Beliau memperlihatkan alasan kenapa negara-negara Eropa terutama Jerman sangat intens dengan penggunaan Energi Terbarukan. Beliau juga memaparkan kondisi Dunia khususnya Eropa tahun demi tahun sampai dengan tahun 2084 dengan sebuah penggambaran analisa iklim menggunakan komputer. Terlihat bahwa pada tahun 2084 suhu di Eropa pada saat musim panas akan menyamai Suhu di Afrika. Lalu bagaimana halnya dengan suhu di Afrika atau di Asia sendiri ??? tentu kita bisa membayangkannya.

Dari data yang Dr. Schmidt sampaikan terlihat bahwa dengan menggunakan Energi Terbarukan kita dapat menghemat sejumlah biaya yang harus dikeluarkan dan lebih penting lagi kita dapat menjaga kelestarian alam dengan tidak meninggalkan pengembangan teknologi. Sebagai gambaran dari sisi pembiayaan setiap orang di Jerman saat ini mengeluarkan sekitar 2.000 Euro per tahun per orang untuk kebutuhan energi atau sama dengan Rp. 24 juta per tahun (kurs 1 Euro= Rp. 12.000).  Dengan jumlah penduduk sekitar 83 juta orang b erarti Jerman membelanjakan dana khusus untuk tenaga listrik dan pemanas hampir sebesar 116 Milyar Euro. Dengan menggunakan energi terbarukan hal ini dapat ditekan seminimal mungkin.

Beliau juga memaparkan cara dan upaya bagaimana yang harus dilakukan untuk membangun rumah dengan konstruksi yang akrab dengan alam dengan menggunakan sumber energi terbarukan tersebut.

Setelah istirahat sejenak Sesi ketiga seminar dilakukan di luar ruangan dengan materi mengenal Solar Zentrum Haus lebih dekat dan informasi mengenai “Zukunft Haus” (Rumah Masa Depan) yang menggunakan tenaga matahari. Kami dibagi 2 kelompok, satu kelompok di pandu oleh Dr. Schmidt dan 1 Kelompok dipandu oleh Frau Dr. Schmidt yang sekaligus juga sebagai wakil Presiden EUROSOLAR Deutschland.

di sesi ini peserta juga dijelaskan mengenai teknologi bahan bangunan yang hemat energi yang dikembangkan oleh Solarzentrum dan juga mengenai teknologi Photovoltaik. Kunjungan dilakukan ke sekeliling rumah. Hal yang menarik adalah pengolahan air di Solarzentrum Haus yang menggunakan pola “penggunaan kembali” semua air yang ada sehingga ttidak perlu menambah lagi jumlah air yang dipergunakan.

kemudian peserta dibwa ke Zukunftshaus yang menggunakan tenaga matahari dan dilengkapi ruangan yang bisa diatur suhu sesuai dengan kondisi beberapa benua. Ada ruang dimana suhunya sama dengan di Afrika, Asia dan Eropa.

Setelah sesi tersebut, peserta istirahat makan siang. Setelah makan siang dilanjutkan dengan Sesi kunjungan ke Windpark Anlage. Windpark ini dikelola langsung oleh Frau Dr. Schmidt.  Beliau memberikan gambaran bagaimana beliau memulai mengembangakn windpark ini serta segala hal menyangkut teknologi yang dipergunakan dalam windpark ini. Hal yang menarik beliau menyatakan bahwa hal ini bisa dikembangkan dimana saja dengan 3 konsep dasar yang tharus dipenuhi yaitu; (1) Keberterimaan oleh masyarakat, (2) Kebijakan Politik dari Pemerintah, dan (3) Dukungan Pendanaan.

setelah kunjungan ke Windpark. Dilanjutkan dengan melakukan test drive “Solarauto” yang diciptakan oleh Dr. Schmidt. Mobil ini dapat dipergunakan 60 sd 80 km dengan menggunakan tenaga baterai dari tenaga matahari.

Seminar dilanjutkan dengan Sesi terakhir berupa tanya jawab dan evaluasi kegiatan seminar yang dilanjutkan dengan melihat Film “Energi Terbarukan di Eropa”. Dalam film ini memperlihatkan bagaimana kondisi alam dan upaya negara-negara Eropa untuk mempergunakan energi terbarukan.

Setelah pukul 22.00. Seluruh peserta beristirahat sebelum pada pagi harinya meninggalkan Solarzentrum menuju Schwerin untuk mengadakan kunjungan ke beberapa obyek wisata di Schwerin.

Tepat pukul 09.00 seluruh peserta dipandu oleh Frau Scnelling meninggalkan Solarzentrum menuju Schwerin. Sesampai di Schwerin Bahnhof dengan menggunakan stadtrundfahrt auto “Petermaennchen Bus”.

dengan menggunakan bus tersebut peserta diajak keliling Kota schwerin selama 1 jam dengan melihat gedng-gedung dan danau yang ada di sekitar Kota Schwerin. Kesan yang muncul adalah Kota Schwerin adalah kota sejarah dan penataan bangunannya sangat baik sehingga semua wilayah kelihatan bersih dan indah.

Akhirnya pada pukul 11.30 kami menyelesaikan perjalanan ke Schwerin setelah mengunjungi banyak tempat termasuk landmark Schwerin yaitu Schwerin Schloss

Pada Hari Minggu, 14 Nopember 2010 Pukul 12:17 kami meninggalkan Schwerin Bahnhof menuju Magdeburg dengan transit lagi di Wittenberg Bahnhof.

Job in Tours Agencies and Operation Sectors

Job in Tours Agencies and Operation Sectors

Source: Job Frame Work Asean

==============================================================

Europe Job Profiles continued

Tours and Agencies Sector

•          General manager (tour operation)

•          Technical manager (tour operation)

•          Marketing product manager (tour operation)

•          Reservations supervisor (tour operation)

•          Resort representative

•          Agency manager (retail)

•          Agency counter clerk (retail)

South Asian Study Job Profiles

Tours and Agencies Sector

•          Travel agency assistant

•          Travel agency reservation clerk

•          Travel agency counter clerk

•          Travel agency operations assistant

•          Tour operations assistant

•          Tour operations representative

•          Tour operations clerk

•          Tour operations assistant organizer

Association of British Travel Agents Study Approach:
Tour Operation

•          New entrant

•          Junior ticketing clerk

•          Reservations clerk

•          Ticketing clerk

•          Resort representative

•          Courier

•          Guide

•          Reservations supervisor

•          Ticketing supervisor

•          Contracts officer

•          Senior resort representative

•          Reservation manager

•          Ticketing manager

•          Contracts manager

•          Resort manager

•          Operations manager

Association of British Travel Agents Study Approach:
Tour Operation

Travel Agency

•          New entrant

•          Junior travel clerk

•          Travel consultant

•          Senior travel consultant

•          Supervisor

•          Assistant branch manger

•          Manager

•          Branch manager

Business Travel

•          Travel consultant

•          Senior travel consultant

•          Travel executive

•          Assistant manager

•          Manager

•          Branch manager

Passenger markets

Passenger markets – IATA Annual Report 2010 – Page 10

The recent cyclical downturn was the deepest experienced by the commercial airline industry since the 1930s. Early 2009 marked the low point for international air travel markets. From the early-2008 peak to the early- 2009 trough, premium travel fell 25%. Economy travel fell 9%, the decline softened by a shift to cheaper seats.

From mid-2009, air travel markets began to turn upward, boosted by the massive fiscal and monetary stimulus measures taken by governments. By the end of 2009, premium travel had risen 11% and economy 7%. But while the number of passengers traveling on economy seats was within 3% of the 2008 peak, premium travel lagged 17% below its previous high point.

An important question was whether the decline in premium travel was a structural shift or simply a cyclical downturn, to be followed by an upturn. This market segment generates a disproportionate amount of profit for network airlines, particularly in long-haul markets.

Many passengers traveling on premium seats are on business, which is driven by international trade and financial activity. Growth in premium travel fits closely with world trade trends. This is consistent with the view that the loss of premium passengers early in 2009 was due to the unprecedented downturn in economic activity and world trade and not to a structural loss.

Overall, passenger demand dropped 2.1% in 2009. By December, though, traffic was up 8.4% on the February low and was rising at an annualized rate of 9% in the first quarter of 2010. The travel upturn during late 2009 and early 2010 was not even across markets. Weak economic activity in Europe, and to a lesser extent in North America, led to travel remaining fragile within and between these important markets. By contrast, strong economic recoveries in Asia and South America generated robust upturns in travel in those markets. Middle Eastern travel markets benefited from regional economic growth and continued market share gains in longhaul markets connecting over Middle Eastern hubs.

 

IATA Membership – as of 1 May 2010 – Active Members

IATA Membership – as of 1 May 2010 – Active Members

Annual Report IATA 2010 – Page 50 -51 of 1 May 2010

Active Members

Adria Airways

Aegean Airlines

Aer Lingus

Aero República

Aeroflot

Aerolineas Argentinas

Aeromexico

Aerosvit Airlines

Afriqiyah Airways

Aigle Azur

Air Algérie

Air Astana

Air Austral

Air Baltic

Air Berlin

Air Canada

Air China

Air Europa

Air France

Air India (NACIL)

Air Jamaica

Air Koryo

Air Macau

Air Madagascar

Air Malta

Air Mauritius

Air Moldova

Air Namibia

Air New Zealand

Air Niugini

Air Nostrum

Air One

Air Pacific

Air Seychelles

Air Tahiti

Air Tahiti Nui

Air Transat

Air Vanuatu

Air Zimbabwe

Aircalin

Airlink

Alaska Airlines

Alitalia

All Nippon Airways

American Airlines

Arkia Israeli Airlines

Armavia

Asiana Airlines

Atlas Air

Atlasjet Airlines

Austrian

AVIANCA

Azerbaijan Airlines

B&H Airlines

Bangkok Airways

Belavia—Belarusian Airlines

Biman

Binter Canarias

Blue Panorama

Blue Wings

Blue1

bmi

British Airways

Brussels Airlines

Bulgaria air

C.A.L. Cargo Airlines

Cargojet Airways

Cargolux

Caribbean Airlines

Carpatair

Cathay Pacific

CCM Airlines

China Airlines

China Cargo Airlines

China Eastern

China Southern Airlines

 

 

Cimber Sterling

Cirrus Airlines

CityJet

Comair

Condor

Condor Berlin

Continental Airlines

Continental Micronesia

COPA Airlines

Corsair

Croatia Airlines

Cubana

Cyprus Airways

Czech Airlines

Delta Air Lines

Denim Air

DHL Air

DHL International E.C.

Donavia

Dragonair

Dubrovnik Airline

Egyptair

EL AL

Emirates

Estonian Air

Ethiopian Airlines

Etihad Airways

Eurowings

EVA Air

Federal Express

Finnair

flybe

Freebird Airlines

Garuda

Georgian Airways

Gulf Air

Hahn Air

Hainan Airlines

Hapag Lloyd

Hawaiian Airlines

Hemus Air

Hong Kong Express Airways

IBERIA

Icelandair

Interair

Iran Air

Iran Aseman Airlines

Israir

JALways

Japan Airlines

Jat Airways

Jet Airways

JetBlue

Jet Lite

Jordan Aviation

Kenya Airways

Kingfisher Airlines

Kish Air

KLM

Korean Air

Kuwait Airways

LACSA

LAM—Linhas Aéreas de

Moçambique

Lan Airlines

Lan Argentina

Lan Chile Cargo

Lan Perú

Lan Ecuador

Lauda Air

Libyan Airlines

LOT Polish Airlines

LTU

Lufthansa

Lufthansa Cargo

Luxair

 

 

Mahan Air

Malaysia Airlines

MALEV

Malmö Aviation

MAS AIR

MEA—Middle East Airlines

Meridiana fly

Méxicana

MIAT—Mongolian Airlines

Montenegro Airlines

Nigerian Eagle

Nippon Cargo Airlines

Oman Air

Onur Air

PAL—Philippine Airlines

Pegasus Airlines

PGA—Portugália Airlines

PIA—Pakistan International Airlines

PLUNA

Precision Air

Qantas

Qatar Airways

Rossiya—Russian Airlines

Royal Air Maroc

Royal Brunei

Royal Jordanian

SAA-South African Airways

SAS

Saudi Arabian Airlines

Shandong Airlines

Shanghai Airlines

Shenzhen Airlines

SIA—Singapore Airlines

SIA—Singapore Airlines Cargo

Siberia Airlines

Sichuan Airlines

Silkair

Skyways

South African Express Airways

Spanair

SriLankan Airlines

Sudan Airways

Surinam Airways

SWISS

Syrianair

TAAG—Angola Airlines

TACA

TACA Peru

TACV Cabo Verde Airlines

TAM—Transportes Aéreos del Mercosur

TAM Linhas Aéreas

TAME—Linea Aérea del Ecuador

TAP—Air Portugal

TAROM

Thai Airways International

THY—Turkish Airlines

TNT Airways

Transaero

TransAsia Airways

Tunis Air

Ukraine International Airlines

United Airlines

UPS Airlines

US Airways

UT air

Vietnam Airlines

Virgin Atlantic

Vladivostok Air

Volga-Dnepr Airlines

VRG Linhas Aéreas

Wataniya Airways

White Airways

Wideroe

Xiamen Airlines

Yemenia

Associate members

Austral

Lufthansa CityLine

Safair

SATA Air Açores

Volaris