Kriteria “Sekolah yang Baik”

SZG Walle 10:10

Hari ini adalah hari ke 24 (dua puluh empat) saya diberi kesempatan untuk mengamati, mempelajari, menanyakan, menelaah, berdiskusi dan menganalisis berbagai hal di sebuah Schulzentrum di Kota Bremen Jerman. Schulzentrum ini bernama SZG (Schulzentrum Grenzstrasse). Sekolah ini merupakan sebuah lembagan pendidikan yang mengelola 3 jenis sekolah (Beruffachschule-BFS, Berufschule-BS dan Berufliche Gymnasium-BG).

Melalui berbagai kegiatan pengamatan yang saya lakukan selama ini dari Pagi sampai sore, terkadang sampai malam jika ada kegiatan pertemuan dan pertemuan guru (umumnya kegiatan pertemuan para guru dilakukan setelah jam mengajar) senin sd Jumat, terkadang juga di hari Minggu (kegiatan dengan Aosisiadi dan Industri biasanya dilakukan pada hari Minggu), saya bisa melihat bahwa mewujudkan sebuah sekolah yang dikategorikan “guter
Schulen” bukan pekerjaan yang mudah dan ringan. Hal tersebut memerlukan kerja ber hari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan ber tahun-tahun. Tidakpula dapat dituntaskan oleh hanya seorang Kepala Sekolah, atau bersama wakilnya saja atau bersama Ketua Kompetensi Keahliannya saja atau bersama Tata Usahanya saja, atau bersama guru-gurunya saja. Hal tersebut membutuhkan kerjasama berbagai pihak baik secara internal maupun eksternal sekolah.

Dari balik Ruang Kerja yang nyaman, tenang, fasilitas Komputer lengkap dengan jaringan internet  dan sangat representatif, yang disiapkan oleh Manajemen Sekolah ini kepada saya sejak tanggal 12 Pebruari 2011, saya bisa mengamati setiap hari kesibukan Tata Usaha (Tim Tata Usahanya hanya 3 orang untuk mengurusi 2.600 siswa dan 120 guru… lebih lanjut mengenai hal ini akan saya tuliskan tersendiri), siswa yang datang tiap pagi, guru-guru dengan mengendarai sepeda beserta setumpuk Materi dan Administrasi pembelajaran yang mereka selalu bawa setiap saat. Tegur sapa diantara siswa, antara Guru dan Staf selalu mewarnai suasana pagi hari di sekolah ini. Ruang Kepala Sekolah dan Wakilnya (di sekolah ini hanya 1 Wakil Kepala Sekolah) selalu sudah terbuka pada pukul 07.15 (45 menit sebelum pembelajaran di mulai) untuk mengamati, menyapa dan mendiskusikan hal-hal yang dibutuhkan oleh guru dan stafnya di pagi hari sebelum pembelajaran pada pukul 08.00 dimulai. Ruang Belajar selalu sudah siap untuk ditempati oleh siswa dalam keadaan bersih setiap pagi dikarenakan setelah siswa menggunakan kelas mereka merapikan kelasnya dan para guru tidak meninggalkan kelas sebelum mengecek semua kerapihan kelas yang ada. Hal ini ditambah lagi bantuan 2 kali seminggu dari Tim Kebersihan yang selalu membantu mreapikan masing-masing kelas dan kesigapan seorang Hausmeister (saya akan menuliskan secara khusus mengenai Hausmeister  di sekolah ini) yang mengamati segala hal menyangkut keamanan dan kesiapan prasarana sekolah setiap harinya.

Setiap 90 menit pembelajarn, siswa diberi waktu 20 menit untuk beristirahat sebelum melanjutkan pembelajaran berikutnya. Umumnya siswa menempati satu ruang khusus untuk satu kelas kecuali untuk pembelajaran menggunakan Ruang Praktik Khusus seperti ruang Komputer dan Media Khusus lainnya. Tiga orang Tim Vetretungsplan (Jadual Pembelajaran) dan Stunden Plan (Jadwal Mengajar Guru) selalu siap memperbaharui informasi mengenai kondisi dan posisi pembelajaran di 55 Kelas yang tersedia, baik secara Online melalui program yang dimiliki sekolah yang dapat diakses siswa melalui Komputer dan Layar Monitor di Lobby Sekolah, maupun melalui Papan Pengumuman yang ditempeli Informasi mengenai Vetretungsplan hari ini dan hari esok.

Di jam istirahat ini selain kesibukan siswa bercanda, menikmatai makan dan minuman yang mereka bawa ataupun yang mereka beli dari Kantin atau Vending Machine yang tersedia, ada juga diantara mereka yang menggunakan kesempatan ini menemui Ketua Kompetensi Keahliannya (KK) ataupun Klassen Sprechpartner (KSP) nya untuk mendiskusikan permasalahan yang mereka punyai. Siswa di sekolah ini punya 3 pilihan untuk mendiskusikan permasalahannya bisa ke Ketua KK, KSP ataupun langsung ke Beraterraum in der Insle (Pulau Nasihat) yang merupakan istilah bagi ruang Bimbingan, Penyuluhan dan Karir di sekolah ini.

Sekolah ini tidak menyiapkan Bel Khusus untuk pergantian jam pembelajaran dan istirahat, semua guru dan siswa menggunakan sinyal dari diri mereka dengan panduan jam tangan ataupun jam dari telepon genggam mereka untuk selalu berada di kelas tepat waktu. Suasana pembelajaran sangat kondusif. Dari 9 kali kunjungan kelas yang telah saya lakukan sampai hari ini secara dominan saya dapat melihat bahwa Tim Guru dan siswa mampu memperlihatkan sebuah pembelajaran aktif dengan memadukan berbagai metode dan menggunakan berbagai media pembelajaran. Saya sangat terkesan dengan keaktifan dan keberanian para siswa dalam merespon setiap materi dan pertanyaan yang diberikan guru dan kesabaran mereka menunggu kesempatan untuk bertanya ataupun menjawab walaupun mereka harus berkali-kali unjuk tangan untuk mendapatkan respon dari gurunya.

Di sela-sela waktu pengamatan saya pada pembelajaran dan suasana sekolah sebelum pembelajaran dan pada saat pembelajaran terjadi serta masa-masa dimana para siswa meninggalkan sekolah, saya berkesempatan pula melihat bagaimana koordinasi dan pengembangan SDM, pengelolaan sarana dan hubungan kerja baik internal dan eksternal yang dilakukan oleh Tim Manajemen.

Secara periodik, terstruktur, terdokumentasi dan terencana guru secara individu di pantau oleh Koordinator pengembangan SDM, Ketua KK, Wakasek dan Kepsek agar mereka dapat dan tetap melakukan pembelajaran sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati. Setiap hari terjadi koordinasi di sela-sela waktu jam mengajar mereka selama 20 sd 30 menit mendiskusikan dan mendengarkan arahan mengenai apa yang sebaiknya, seharusnya dan selayaknya mereka lakukan secara pribadi dan bersama untuk pengembangan sekolah. Selain itu hampir setiap hari kegiatan koordinasi dalam konteks yang berbeda dilakukan oleh para guru sesuai dengan KK dan Bagian yang mereka awasi dan kembangkan.

Pagi ini sambil menulis satu dua kalimat yang saya paparkan, saya membuka sebuah file presentasi yang diberikan oleh Herr Fabisch-Schulleiter sekolah ini mengenai Wissenschaftliche Evaluation des schulinternen Qualitätsmanagements an Mittel- und Berufsschulen. yang ditulis oleh Mathias Peters pada Slide 19 dan 20 saya dapatkan ungkapan ini dan saya coba terjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai berikut :

Karakteristik “sekolah yang bagus”

  1. Selalu berorientasi pada standar kinerja profesional
  2. Memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pengetahuan dan kompetensi
  3. Berpartisipasi dan Bertanggung Jawab terhadap siswa
  4. Menjalin budaya kerjasama yang baik antara manajemen, guru dan siswa
  5. Menggunakan dan konsisten pada aturan: Kepastian dalam melakukan tindakan
  6. Mengembangkan kehidupan yang memberikan peluang kepada guru dan siswa untuk berkreasi
  7. Kerjasama diterima oleh semua pihak dan tujuan diinformasikan secara jelas
  8. Kerjasama dan konsensus dalam kegiatan sekolah
  9. Keterlibatan Orang Tua
  10. Pelatihan Internal bagi Guru

Salam dari Bremen.

Mustafa…. **MT, 007/170311**

 

Sekolah Kejuruan dengan Pola Sistim Ganda di Jerman

Sekolah Kejuruan dengan Pola Sistim Ganda di Jerman memiliki karakteristik berikut ini :

  • Siswa yang masuk ke sekolah (Berufschule) didaftarkan oleh Perusahaan tidak mendaftar sebagai/secara pribadi ke sekolah
  • Setiap siswa memiliki Vertrag (Kesepakatan Kerja) dengan Perusahaan
  • Pola Belajarnya dengan Sistim Blok (contoh 7 minggu di Sekolah dan 7 minggu di Perusahaan) atau Pola 2 hari di sekolah dan 3 hari di Perusahaan. Hal ini tergantung karakteristik Kompetensi Keahliannya.
  • Siswa selama masa Ausbildung mendapatkan gaji dari Perusahaan
  • Siswa akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi dengan mengikuti Pengujian oleh Industri melalui IHK (Kadinnya)
  • Siswa juga mendapatkan Sertifikat/Ijazah dari Sekolah untuk Kompetensi Umumnya
  • Pembelajaran di Perusahaan dalam bentuk kerja nyata diawasi oleh Komite dari Kammern (Kadin)
  • Pembelajaran di Sekolah di awasi oleh Komite dari Bagian Pendidikan Negara Bagian
  • Di Perusahaan siswa di bina oleh seorang Ausbilder
  • Di Sekolah siswa dibina oleh Tim Guru

Perjalanan mengikuti CeBIT Hannover 2011

Sabtu, 04.03.2011

Bersama teman-teman peserta ILT Labor Market TVET and Corporate HRD yang praktikum di Bremen dan Bremerhaven kami memenuhi undangan International Kreise GIZ Hannover untuk mengunjungi CeBIT (Centrum für Büroautomation, Informationstechnologie und Telekommunikation).

Kami menggunakan Kereta Api dari Kota Bremen menuju Hannover. Ketika kami sudah berada di Dalam Kereta Api Regional Express di Linie 8 yang siap-siap menuju Hannover. Sekelompok Petugas memasuki KA dan menyampaikan bahwa semua penumpang menuju Hannover diminta pindah ke Linie 6 untuk berpindah kereta IC (Intercity Connection) dikarenakan RE tidak bisa dioperasikan karena pada pagi hari itu ada Pemogokan Petugas Kereta Api untuk jalur Bremen ke Hannover. Ini merupakan suatu kejadian yang menarik di Jerman karena Pemogokan yang terjadi tidak serta mereta mengganggu semua jalur kereta hanya beberapa bagian saja yang terpengaruh.

Setelah menumpang Kereta IC selama 1 jam 21 Menit kami tiba di Hannover HBf. Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan ke Hannover Messegelaende. Kegiatan CeBIT  ini dilaksanakan di sebuah Pusat Pameran (Messegelaende) di Kota Hannover, sekitar 25 Menit dengan U-Bahn dari Stasiun Kereta Pusat di Kota Hannover.

Hannover Messe dibangun sejak tahun 1947 dan selesai serta siap dipakai mulai tahun 1950. Tempat ini pertama kali dipergunakan untuk Kegiatan Pameran Industri sampai tahun 1959 dan selama masa itu Pusat Pameran ini menempati peringkat ketiga di dunia dalam jumlah pengunjung tiap kegiatannya.

Pada tahun 1970 Hall 1 CeBIT – untuk Perkantoran dan teknologi informasi diresmikan. Hall baru ini dibangun di bagian Timur Laut. Hall ini tercatat saat itu sebagai “ruang pameran terbesar di dunia” dan dicatatkan pada  “Guinness Book of Records” tahun 1984. Mulai tahun 2007 tempat ini menawarkan fasilitas berupa :

* Parkir bawah tanah untuk sekitar 2.000 peserta pameran,

* Lantai 1 terdapat Area Pameran  seluas 70.300 meter persegi  dan

* Lantai 2 terdapat 750 rumah contoh kecil yang disebut juga sebagai Trelemente.

Peserta pameran terbesar di CeBIT-Hall terjadi pada tahun 1970, yaitu Perusahaan Olympia Wilhelmshaven. Perusahaan ini merupakan Marketleader di tahun 1970-an. Perusahaan ini adalah penghasil Mesin Pengelola Data bermerk Olympia 80 Multiplex. Produk mereka dikenal di negara kita dalam bentuk mesin ketik manual, elektronik dan komputer. Tahun demi tahun kapasitas gedung pameran ini semakin tidak dapat menampung kegiatan yang ada.  Olehnya itu Perusahaan pengelolanya (Messe AG Jerman) pada akhir tahun 1970 memperlebar Hall 2 dan Hall 18. Kemudian diawal tahun 1980 an dilakukan hal yang sama pada Hall 3 namun hal tersebut tetap saja tidak bisa menampung kebutuhan penggunaan ruang di setiap kegiatan pameran di saat yang bersamaan. Olehnya itu Messe AG Jerman pada bulan November 1984  mengumumkan bahwa mulai tahun 1986 Pelaksanaan Pameran dibagi menjadi dua jenis, yaitu untuk pelaksanaan pameran di setiap bulan Maret khusus untuk  CeBIT Hanover  dan untuk Bulan April Hannover Messe Industrie.

Pada tanggal 12 Maret 1986, CeBIT pertama  muali dibuka sebagai sebuah Pameran terpisah. Meskipun beberapa pihak kurang menyetujui pemisahan ini, namun kegiatan awal ini mampu mendatangkan kesuksesan. Hal ini ditandai dengan hadirnya  2.142 peserta pameran dan 334.400 pengunjung. Kesuksesan ini tidak terlepas dari upaya keras dari Jörg Schomburg. Hal ini dibayangi pula dengan kematian pelopor komputer Heinz Nixdorf di pusat pameran pada tanggal 17 Maret.

Sejarah CeBIT dari tahun ke tahun

CeBIT 1999

Pada tahun ini 7.412 Peserta Pameran menyajikan perkembangan di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Jumlah pengunjung sebanyak 698.000 orang. AOL pada saat itu mengumumkan internet flat untuk Jerman. Intel memperkenalkan Prosessor Pentium III, 800 MHz. Para pemain MP3 dan kamera digital memperkenalkan untuk pertamakali Kamera dengan resolusi 2 megapixel. Dan Isu Millennium Bug mengancam banyak perangkat sistem lama.

CeBIT 2000

Tahun ini pameran diikuti oleh  7.515 perusahaan. Ini adalah tahun awal pengenalan Windows 2000 di Jerman. Juga dipamerkan mengenai pentingnya masalah keamanan di dunia nirkabel. Tahun ini juga untuk pertama kalinya Hall 10 digunakan yang berada di sebelah selatan lahan pameran. Selain itu ada layanan online baru dari Deutsche Messe AG: yang mana Perusahaan dapat menyajikan konferensi pers mereka melalui Internet.

CeBIT 2001

Terjadi rekor jumlah pengunjung sebesar 830.000 pengunjung. E-commerce menjadi hal yang penting tahun ini, PC baru diperkenlakan dengan kemampuan prosesor 1-GHz. Ponsel dan PDA berkemampuan internet. Penggunaan Broadband, GPRS (General Packet Radio Service) dan UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) sebagai inovasi yang paling penting. Ditunjukkan pula banyak perangkat baru seperti pelayanan TV Digital dan akses internet.

CeBIT 2002

CeBIT tahun ini ditandai dengan dampak terjadinya serangan 11 SEptember pada tahun 2001 sehingga banyak perusahaan dari Amerika yang tidak turut serta pada pelaksanaan pameran di taun 2002.

CeBIT 2003

Di Tahun 2003ini, sebanyak  6.500 perusahaan dari sekitar 60 negara menghadiri kegiatan ini dengan menngunakan ruang pameran seluas 360.000 m² di 27 Hall. Pameran ini berlangsung dari tanggal 12 sampai 19 Maret 2003, sebanyak 560.000 pengunjung hadir. Jumlah ini 17 persen lebih kurang dari tahun sebelumnya, namun dengan jumlah transaksi penjualan 10 persen lebih tinggi dari tahun lalu.

Pameran tahun ini berfokus terutama pada generasi UMTS untuk ponsel, mobilitas dan komunikasi broadband. Topik lain adalah kontrol suara, terutama pada mesin cuci “Hermione”. Keamanan IT tahun ini juga menjadi fokus penting, selain itu juga mengenai Open Source. Di Stand Linux menyajikan rilis baru Knoppix 3.2 dan SuSE Linux 8.2 sebagai solusi untuk penggunaan perangkat lunak bebas di rumah dan lingkungan kantor.

„CeBIT-Oscar 2003“

“Oscar CeBIT 2003”

1. Dengan konsep Intel “Centrino” untuk penggunaan baterai yang lebih lama untuk notebook

2. Apple iLife “multimedia aplikasi

3. Intellon HomePlug 1.0 untuk konektivitas jaringan yang mudah

4. Cahaya menggunakan Dioda (OLEDs)

5. Microsoft platform game online Xbox Live

„CeBIT-Bremse 2003“

  1. TCPA untuk mencari, mengontrol semua PC yang ada

CeBIT 2004

Messehalle 2

Pada Tahun 2004 hadir sekitar 6.100 Peserta Pameran dari 64 Negara. Produk yang dipamerkan meliputi; Wireless LAN, Jaringan rumahan, Ponsel dengan UMTS serta Kamera Digital.

Menurut informasi dari Peserta Pameran, harapan mereka untuk tahun 2004 ini terpenuhi. Sekitar 510.000 pengunjung hadir. Jumlah ini 10.000 pengunjung melebihi harapan yang telah ditetapkan. Walaupun jumlah keseluruhan pengunjung lebih rendah dari tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan waktu pameran 1 hari lebih pendek dari tahun sebelumnya.

CeBIT 2005

CeBIT taun 2005 berlangsung dari tanggal 10 Maret sd 16 Maret 2005. Ada sekitar 6.270 Peserta Pameran dengan jumlah pengunjung yang lebih sedikit dari tahun sebelumnya yaitu hanya sebesar 480.000 pengunjung yang 29% diantaranya dari luar negeri. Produk utama yang diperkenalkan di tahun ini adalah Voice Over IP (telepon melalui Internet).

CeBIT 2006

CeBIT 2006 dilaksanakan pada HAri Kamis sd Rabu dari tanggal 9 sampai 15 MAret 2006. Dihadiri sekitar 450.000 pengunjung. Produk utama yang ditampilkan adalah Teknologi Robot yang berada di Hall 27. Hal baru lainnya yang dipamerkan adalah Origami berbasis Komputer dan pengenalan Windows Vista. Produk lainnya adalah mengenai HDTV, RFID und UMTS.  Sebagai bentuk perayaan ke 20 tahun dari Halle 1 ditampilkan beberapa peralatan yang dibuat di tahun 1986 sebagai upaya memperlihatkan pengembangan yang telah dilakukan. Pameran ini diikuti sekitar 6.300 Peserta (3.300 dari Luar Jerman yang berasal dari sekitar 70 Negara, 1.700 diantaranya dari Asia Pasifik di lahan seluas 300.000 m². Sekitar 128.000 pengunjung dari luar Jerman mendatangi pameran ini.  Dalam kegiatan pameran ini diselenggarakan sekitar 30 presentasi dan 800 Seminar. Sekitar 50 Penerbit  bidang Komputer dan Elektronik serta Penyedia Layanan Solusi IT meliput kegiatan ini. (Börsenblatt-Online, 7 Pebruari 2006).

Di tahun ini disediakan pula pameran khusus mengenai Produk mengenai Gaya Hidup dan Kehidupan Digital yang diikuti olejh 100 peserta. Kegiatan ini sebagai respon atas kegiatan pameran yang telah diadakan di Berlin pada Bulan November 2005 yang diadakan oleh International Radio Exhibition (IFA). Acara baru ini diselenggarakan di ruang tersendiri yaitu di Hall 27.  Pengunjung yang hanya ingin melihat pameran ini dibebankan biaya sebesar 10 Euro.  Pengunjung yang memiliki tiket CeBIT tidak dibebani biaya masuk ke tempat ini.

CeBIT 2007

CeBIT 2007 dilaksanakan pada tanggal 15 sd 21 Maret 2007 yang dihadiri sekitar 480.000 pengunjung. Ada sekitar 6.059 Peserta Pameran dari 77 negara ikut serta dalam kegiatan ini. Dari jumlah pserta pameran tersebut sekitra 2.748 dari Jerman dan 3.311 berasal dari luar Jerman (jumlah peserta terbesar berasal dari  Taiwan dengan peserta pameran 622). Tempat pertemuan untuk  negosiasi antara peserta dengan ditributor seluas 170.509 m² untuk peserta Jerman dan 86.042 m² untuk peserta dari Luar Jerman (jumlah keseluruhan seluas  256.551m²).  Negara yang menjadi Partner penyelenggaraan CeBIT tahun ini adalah Rusia. Produk andalan yang ditampilkan adalah mobile Internet. Selain itu banyak sekali yang tertarik terhadap penggunaan Peralatan Navigasi berbasis GPS.

CeBIT 2008

CeBIT 2008 dilaksanakan pada tanggal 4 sd 9 Maret 2008 (Selasa sd Minngu) dan dikunjungi sekitar 495.000 Pengunjung. Jumlah peserta pameran seluruhnya sebanyak 5.845 Peserta Pameran perwakilan dari 77 Negara. Produk andalan adalah Green IT; keberhasilan lainnya adalah berhasil mengundang pengunjung perempuan untuk masuk ke Situs Perempuan internasional. Negara Mitra tahun ini adalah Perancis.  Tahun 2008 menjadi tahun pertamakali penutupan Hall 1 sejak dibangun pada tahun 1970.

CeBIT 2009

Tahun 2009 meurpakan penyelenggaraan CeBIT ke 24 yang dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 8 Maert (Selasa sampai Minggu). Jumlah peserta pameran yang mengikuti CeBIT tahun ini turun sebanyak 1500 menjadi hanya sekitar 4.300. Namun demikian masih diikuti sebanyak 69 Negara. Dengan pengunjung sebesar 400.000 turun sekitar 20% dari jumlah tahun sebelumnya.

Sebagai Negara Partner tahun ini adalah Negara Bagian California-Amerika Serikat. Untuk itu Gubernur Negara Bagian California Arnold Schwarzenegger menyempatkan diri mengunjungi CeBIT Hannover. Tema utama tahun ini adalah Web City dan Green IT.

CeBIT 2010

Dari tanggal 2 sd 5 Maret 2010, CeBIT dibuka oleh Kanselir Jerman Angela Merkel. CeBIT tahun ini menggunakan Motto “Connected Worlds” (Jerman : Vernetzte Welten). Sebagai akibat dari Krisis Keuangan jumlah Peserta Pameran sejak tahun 2007 semakin menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Negara Partner CeBIT tahun ini adalah Spanyol. Produk andalan yang ditampilkan adalah 3D-Technik, LCD Compact, Green IT, Long Term Evolution dan Smartphones.  Dengan jumlah pengunjung sekitar 334.000. Jumlah ini merupakan jumlah terendah pengunjung CeBIT yang sama dengan jumlah kunjungan pada tahun 1986.

CeBIT tahun ini dipersingkat satu hari dari tahun sebelumnya. CeBIt 2010 berlangsung selama 5 hari (Selasa sampai Sabtu). Sejak tahun 2009  CeBIT hanya berlangsung selama 5 hari. Pada akhir Pameran, beberapa kelompok lingkungan hidup mengkritik bahwa efisiensi energi dalam pengembangan produk-produk IT kurang diperhatikan dan produk-produk IT belum dilengkapi dengan label peringatan hemat energi bagi konsumen.

CeBIT 2011

CeBIT tahun ini dibuka pada tanggal 28 Pebruari oleh Kanselir Angela Merkel didampini oleh Perdana Menteri Turki  Recep Tayyip Erdogan.  Pengunjung diberi kesempatan untuk berkunjung dari tanggal 1 sd 5 Maret 2011. Negara Partner CeBIT 2011 adalah Turki. Produk andalan adalah mengenai Cloud Computing: „Work and Life with the Cloud“. Sekitar  339.000 orang dari 90 Negera mengunjungi SeBIT 2011. Sekitar 5.000 Pengunjung lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Jadual CeBIT berikutnya

2012    : 6 sampai 10 Maret

2013    : 5 sampai 9 Maret

2014    : 4 sampai 8 Maret

Kunjungan kami di CeBIT Hannover berakhir di Muencer Halle dimana kami disuguhi oleh GIZ Hannover acara makan malam dengan sajian Musik Khas Bavarian. Perjalanan hari ini begitu melelahkan namun sangat menyenangkan melihat suasana Areal Pameran dan Pengaturan Tata Letak dan adminsitrasi Pameran yang diselenggarakan beserta kemeriahan pengunjungnya. Semoga nantinya PRJ Kemayoran di Jakarta dan Triple C di Makassar bisa melaksanakan Pameran yang sama secara berkesinambungan. Amiin.

Salam dari Bremen.

**MT, 005/070311**

Sumber :

– Kunjungan langsung ke CeBIT Hannover 2011

– Wikipedia mengenai CeBIT

kenapa “hanya” jadi guru? oleh Iwan Syahril

kenapa “hanya” jadi guru?

oleh Iwan Syahril

 

kenapa “hanya” jadi guru? tanya mereka

bukankah kau bisa jadi insinyur yang mahsyur?

bikin bangunan megah dengan arsitektur yang wah

bangun jembatan penghubung ribuan pulau nusantara ini

kenapa “hanya” jadi guru? tanya mereka

bukankah kau mampu menjadi dokter yang ternama

keluarga kan terpandang

harta benda berkelimpahan

 

kenapa “hanya” jadi guru? tanya mereka

bukankah kau calon pemimpin masa depan?

kau bisa jadi camat, bupati

bahkan kau bisa jadi menteri dan presiden sekalipun

kenapa “hanya” jadi guru? tanya mereka

bukankah kau bisa jadi pengusaha yang kaya raya?

kau bisa beli apa yang kau suka

tamasya bersama keluarga keliling dunia

 

 

kenapa “hanya” jadi guru? tanya mereka

bukankah kau ranking satu di sekolahmu?

kamu bisa jadi apa yang kau mau!

kenapa “hanya” jadi guru? tanya mereka

hey, kenapa tidak! jawabku

guru adalah profesi yang mulia

guru adalah profesi yang terhormat

guru adalah profesi yang ternama

 

hey, jangan kau lupa! jawabku

insinyur mahsyur karena ada guru yang mengajarnya

dokter ternama karena ada guru yang membimbingnya

pemimpin hebat karena ada guru yang melatihnya

pengusaha kaya karena ada guru yang mencerdaskannya

kerja guru adalah kerja kreatif dan dinamis

jangan kau pikir mudah mengajar puluhan manusia sekaligus

dengan cara yang menarik, menyenangkan dan mencerdaskan

tak semudah yang kau kira kawan

 

seperti halnya dokter,

butuh keahlian khusus jadi guru yang baik

seperti halnya pilot,

butuh latihan khusus jadi guru yang efektif

jangan mentang-mentang kau pernah jadi siswa di kelas

selama belasan atau puluhan tahun

lantas kau jadi sok ahli tentang cara pengajaran

jadi guru yang baik tak semudah itu kawan

 

guru adalah seorang profesional

seperti halnya profesional lainnya

dokter, akuntan, pengacara

status sosial ekonomi guru selayaknya sama seperti mereka

karena itu jadi guru adalah sebuah kebanggaan

jadi guru adalah jadi seorang profesional

bukan sekedar “hanya”

sama sekali bukan

 

guru adalah inspirasi dalam menyikapi perkembangan jaman

guru adalah roh dari pergerakan nasional kebangsaan

guru adalah agen perubahan karakter warga negara

maka aku memilih jadi guru karena aku hendak mengubah dunia!

 

iwan syahril, 28/2/2011